BMW Laporkan Penjualan Kendaraan Listrik yang Kuat di Pasar China

15 Januari 2024 08:29
Penulis: Adiantoro, otomotif
Mobil listrik BMW i3 tampak di Pabrik Lydia milik BMW Brilliance Automotive (BBA) di Distrik Tiexi, Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 23 Juni 2022. (Yang Qing/Xinhua)

Sahabat.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, BMW Group, melaporkan mereka telah menjual lebih dari 99.972 unit kendaraan listrik di pasar China.

Angka itu meningkat dari tahun ke tahun lebih dari 138 persen. Demikian seperti dilansir dari Xinhua, Senin (15/1/2024).

Pesatnya pertumbuhan penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicles/NEV) di Negeri Tirai Bambu itu telah meningkatkan permintaan stasiun pengisian daya dan suplementasi energi. 

Pada akhir 2023, jaringan pengisian daya publik BMW memiliki akses ke lebih dari 580.000 titik pengisian daya publik di seluruh negeri, yang mencakup lebih dari 320 kota.

Pada Agustus, BMW meluncurkan program stasiun supercharging dengan dukungan tumpukan pengisian daya tinggi yang memiliki daya pengisian hingga 600 kilowatt.

Pada akhir 2023, setidaknya 50 stasiun pengisian daya serupa telah dibangun di China, mencakup 17 kota tingkat pertama dan kedua. Dan, pada 2023, BMW Group mengirimkan total lebih dari 820.000 kendaraan BMW dan MINI di pasar China. 

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment